Kampung Jukung

18 05 2011

Oleh: Abduln Rasyid

Dentuman suara pahat dan raungan mesin ketam bersahut-sahutan mengiringi aktifitas warga di tepi Pulau Sewangi, Kabupaten Barito Kuala. Di pulau yang berada di tengah-tengah Sungai Barito tersebut, tak jauh dari pasar Terapung, dan tepat berseberangan dengan kampung halamanku, dengan berbekal keterampilan warisan turun temurun, mayoritas kaum lelaki di pulau yang terletak di tengah sungai barito ini berprofesi sebagai perajin jukung. begitulah suasana keseharian warga di pulau Sewangi, yang merupakan pulau pembuat jukung sekaligus tempat service jukung.

Di sepanjang tepi sungai, warga mendirikan bengkel pembuatan jukung sederhana beratap daun rumbia secara berkelompok, denga keahlian yang didapat secara turun-temurun, rata-rata penduduk disana bekerja sebagai pembuat jukung. Walau tidak seramai seperti sebelumnya, industri jukung rakyat ini mencoba tetap bertahan meski terkendala penyediaan bahan baku kayu. Hal ini bisa dimaklumi, karena sekarang masyarakat berpikir buat apa membeli jukung jika sudah banyak jalan darat.Ketidakberartian ini, tentunya, lantaran budaya sungai bukan lagi bagian tata nilai urang Banjar masa kini.

Jukung  di mata masyarakat Banjar boleh jadi hanya dianggap biasa, tidak ada yang istimewa. padahal jukung memiliki nilai sejarah. Perkembangan jukung yang sampai ke Kalsel akhirnya menjadi identitas budaya saat berdirinya kerajaan Dipa di Amuntai, lalu kerajaan Daha di Negara, Hulu Sungai Selatan, hingga kerajaan Banjar di Kuin, yang menjadi tonggak lahirnya Suku Banjar. Budaya sungai dan alat transportasinya tidak bisa dipisahkan dalam sistem sosial masyarakat Banjar ketika itu. “Tidak ada orang Banjar jika tidak ada jukung.” Sebab sejarah mencatat, Kerajaan Banjar di Kuin lahir setelah Pangeran Samudera lari mengasingkan diri menggunakan jukung dari Daha di Negara.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: